Home » Posts tagged "abimanyu"

MONIPAD RAIH PENGHARGAAN TOP 30 KOVABLIK

IMG_2388 (2)

IMG_2388 (2)

Inovasi Monitoring Pendapatan Asli Daerah (Monipad) dengan tagline “One stop service realtime dashboard” yang digagas oleh Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur (Bapenda Jatim) berhasil meraih penghargaan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Top 30 Tahun 2021. Penghargaan diserahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo kepada Kepala Bapenda Jatim Abimanyu Poncoatmojo pada acara Penganugerahan Penghargaan Kovablik 2021 sekaligus Pameran dan Simposium Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur 2021 di Grand City Surabaya pada Jumat (19/11/2021). Penghargaan ini melengkapi penghargaan yang telah diterima oleh Bapenda Jatim dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik dengan inovasi Samsat 4.0.

IMG_2391 (2)

Kepala Bapenda Jatim Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno menjelaskan latar belakang inovasi MONIPAD ini antara lain karena layanan pembayaran Pajak dan Retribusi tersebar di seluruh Jawa Timur baik secara konvensional (tunai) maupun melalui modern channel (non tunai) seperti melalui marketplace dan dompet elektronik (e-wallet) untuk itu proses birokrasi memakan waktu yang lama, mulai dari titik layanan pembayaran sampai dengan laporan penerimaan tersebut akibatnya pengambilan keputusan dan kontrol terhadap penerimaan Pajak dan Retribusi menjadi lambat. Maka dengan adanya MONIPAD ini ada terobosan yang dilakukan yaitu Sistem MONIPAD mengumpulkan data dari berbagai titik layanan secara otomatis by system, kemudian memproses data tersebut menjadi laporan yang siap digunakan untuk monitoring progres penerimaan PAD dan pengambilan keputusan. Dengan adanya Monipad penerimaan PAD menjadi otomatis dan real-time, sehingga pelaporan penerimaan PAD menjadi jauh lebih cepat.

SAMSAT 4.0 Raih Top 5 Outstanding Achievement of Public Service Innovation 2021

WhatsApp Image 2021-11-10 at 12.48.56

WhatsApp Image 2021-11-09 at 14.42.17

Samsat 4.0 yang merupakan inovasi pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan pengesahan STNK dari Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur (Bapenda Jatim) berhasil meraih Top 5 Outstanding Achievement of Public Service Innovation 2021 dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2021.

Penyerahan penghargaan KIPP tersebut dilakukan secara simbolis dan virtual oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi  Tjahjo Kumolo kepada  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara virtual dari Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (9/11).

Atas diraihnya penghargaan Samsat 4.0 tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih dan apresiasinya terutama kepada jajaran Bapenda Jatim bersama mitra strategis yakni Polda Jatim dan Jasa Raharja yang terus berupaya memberikan layanan yang cepat, efektif, dan efisien bagi wajib pajak kendaraan bermotor di Jatim.

“Selamat kepada Bapenda Jatim dan instansi mitra seperti Polda Jatim dan Jasa Raharja yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaiknya untuk semakin memudahkan masyarakat yang akan membayar pajak kendaraan bermotornya,” puji Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini.

Menurut Gubernur, inovasi pelayanan publik terutama yang menggunakan digitalisasi menjadi sebuah keniscayaan saat ini. Untuk itu, ia mendorong jajaran OPD di lingkungan Pemprov Jatim maupun pemerintah kab/kota di Jatim untuk terus menciptakan inovasi yang mampu memberikan percepatan layanan Cettar kepada seluruh masyarakat Jatim, sehingga mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat. (*)

WhatsApp Image 2021-11-10 at 12.48.56 WhatsApp Image 2021-11-09 at 15.49.58 WhatsApp Image 2021-11-09 at 15.49.57 WhatsApp Image 2021-11-09 at 15.15.00

Pertama di Indonesia, Transaksi Pajak Bisa Dibayar di Pesantren

WhatsApp Image 2021-10-31 at 19.03.03

Iringi Peringatan Hari Jadi 76 Jatim, Gubernur Khofifah Luncurkan 76 Gerai Samsat OPOP di 76 Pesantren

WhatsApp Image 2021-10-31 at 19.03.03

Transaksi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) semakin dimudahkan dengan berbagai inovasi layanan yang diberikan Pemprov Jatim melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Kini, layanan pembayaran pajak terbaru hadir di pondok pesantren dalam bentuk Samsat OPOP (One Pesantren One Product).

 

Layanan menjadi yang pertama kali dan satu-satunya di Indonesia setelah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi meluncurkannya di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, Sabtu (30/10). Dalam peluncuran yang masih menjadi rangkaian HUT Ke-76 Jatim tersebut, Gubernur Khofifah meresmikan sebanyak 76 gerai Samsat OPOP yang tersebar di 76 pondok pesantren se Jawa Timur.

WhatsApp Image 2021-10-31 at 19.09.38

Hadirnya inovasi Samsat OPOP ini sekaligus melengkapi inovasi pembayaran pajak berbasis Payment Point Online Banking (PPOB) lainnya seperti Samsat Bunda, Samsat 4.0, dan pembayaran pajak melalui Alfamart serta Indomaret. Untuk diketahui, OPOP sendiri merupakan program khusus yang digagas Gubernur Khofifah Indar Parawansa untuk memberikan peningkatan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat berbasis koperasi pondok pesantren (Kopontren) melalui pemberdayaan santri, pesantren dan masyarakat sekitar pesantren. Maka dengan hadirnya Samsat OPOP, Gubernur Khofifah berharap akan memberi nilai tambah bagi usaha yang telah berjalan di kopontren. Di sisi lain, layanan ini juga akan efektif untuk mendekatkan akses pembayaran pajak bagi masyarakat di sekitar lingkungan pesantren.

“Mudah-mudahan pajak yang dibayar melalui Samsat OPOP ini semakin menambah keberkahan dari setiap rupiah pendapatan daerah di Pemprov Jatim. Karena harus diakui, bahwa partisipasi masyarakat melalui pajak merupakan energi terbesar bagi pembangunan yang muaranya adalah untuk kesejahteraan masyarakat Jatim,” tutur Khofifah.

 

WhatsApp Image 2021-10-31 at 18.27.25

PERINGATI HARI JADI JATIM GELAR VAKSIN DI KAMPUNG 1001 MALAM

IMG_0018

IMG_0074

IMG_0092

Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur (Bapenda Jatim) memperingati Hari Jadi  ke-76 Provinsi Jawa Timur dan Hari Ulang Tahun ke- 59 Bapenda Jatim dengan menggelar vaksinasi Covid 19 bagi warga di Kampung 1001 Malam, Dupak, Kec. Krembangan, Surabaya pada hari Selasa, (27/9/2021).

Tenaga medis bersama pegawai Bapenda Jatim satu persatu harus menyebrang untuk menuju kampung di kawasan Surabaya Utara yang berada persis di pinggiran bibir sungai yang bermuara di Bozem Morokrembangan ini. Menyeberang menggunakan rakit di sungai yang tak terlalu lebar ini merupakan sarana tercepat menuju lokasi.

Kepala Bapenda Jatim Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan kegiatan Vaksinasi dilaksakanan atas perintah  Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. “Ini arahan dari Ibu Gubenur supaya warga yang ada di Kampung 1001 Malam juga mendapat hak yang sama untuk divaksin. Ibu Gubenur minta maaf, karena tidak bisa datang, mungkin untuk yang kedua beliau akan datang. Ibu juga juga berpesan kepada warga untuk selalu jaga kesehatan serta selalu memakai masker,” ungkap Abimanyu.

Tidak hanya mendapatkan vaksin, bagi warga yang sudah disuntik vaksin juga mendapat bingkisan paket sembako. Total ada 250 dosis vaksin.

Sigit, warga Kampung 1001 Malam, mengucapkan banyak terima kasih atas perhatiannya Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Terima kasih Ibu Gubenur, Kami bersyukur ada bantuan Bapenda Jatim yang menggelar vaksinasi di Kampung 1001 Malam.” kata Sigit yang selaku pengurus kampung. (*)IMG_0018

IMG_0093

IMG_0109

IMG_0115

IMG_0127

JELANG HUT KE-76 PROVINSI JATIM GUBERNUR BERIKAN DISKON PAJAK KENDARAAN

Kasubdit Regiden Polda Jatim, Kepala Bapenda Jatim ,  dan Kepala Cabang PT. Jasa Raharja  Jatim saat menyampaikan keterangan terkait kebijakan pemutihan dan dsikon pajak

 

Kasubdit Regiden Polda Jatim, Kepala Bapenda Jatim ,  dan Kepala Cabang PT. Jasa Raharja  Jatim saat menyampaikan keterangan terkait kebijakan pemutihan dan dsikon pajak
Kasubdit Regiden Polda Jatim, Kepala Bapenda Jatim , dan Kepala Cabang PT. Jasa Raharja Jatim saat menyampaikan keterangan terkait kebijakan pemutihan dan dsikon pajak

Menyongsong momentum HUT ke-76 Provinsi Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menggulirkan program pemutihan dan insentif berupa diskon pajak kendaraan bermotor. Mulai 9 September hingga 9 Desember 2021 mendatang.  Diskon yang diberikan nilainya lebih besar dibandingkan diskon yang pernah diterapkan sebelumnya. Untuk kendaraan roda 2 dan tiga diskon Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar 20 persen, selanjutnya untuk kendaraan roda 4 dan seterusnya diberikan diskon sebesar 10 persen. Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi  Jawa Timur Drs. Abimanyu Poncoatmodjo Iswinarno, MM mengatakan, setiap objek pajak dengan masa pembayaran hingga 31 Desember mendatang berhak memanfaatkan program ini. Dengan ketentuan, setiap wajib pajak mendapatkan satu kali pengurangan atau diskon PKB.

“Melalui skema pemutihan dan diskon pajak tersebut, kami berharap mampu meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang diiringi dengan penerapan PPKM Darurat hingga PPKM level 2,3 dan 4,” katanya, Rabu (8/9).

Abimanyu menambahkan, program ini juga diharapkan dapat mengungkit gairah wajib pajak Jatim dalam membayarkan kewajibannya. “Silakan memanfaatkan program ini sebaik-baiknya. Baik kendaraan milik pribadi, angkutan umum, maupu n kendaraan operasional di perusahaan dapat menikmati insentif ini,” tuturnya.

“Kami menyampaikan terimakasih setinggi-tingginya kepada wajib pajak yang terus memberikan suport kepada Pemprov Jatim melalui kesadarannya membayar pajak secara tertib. Pajak yang dibayarkan tersebut akan menjadi energi luar biasa dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Jatim,” jelasnya.

Ia optimistis target pajak di Jatim akan dapat terlampaui hingga Desember mendatang. Sebab, realisasi penerimaan pajak yang dikelola Pemprov Jatim hingga 7 September 2021 telah mencapai 73,16 persen dari total target sebesar Rp 13,19 triliun.

Dari pencapaian tersebut, realisasi BBNKB telah mencapai angka 97,97 persen atau sebesar Rp 2,49 triliun. Sedangkan realisasi PKB telah mencapai 73,77 persen atau sebesar Rp 4,35 triliun. (*)

IMG_9642~1

ABIMANYU PIMPIN BAPENDA JATIM

WhatsApp Image 2021-07-28 at 12.15.32

WhatsApp Image 2021-07-28 at 12.15.33

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan Amanah kepada  Drs. Abimanyu Poncoatmodjo Iswinarno, MM. sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur dalam Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Rabu (28/07/2021) di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

WhatsApp Image 2021-07-28 at 12.15.34

WhatsApp Image 2021-07-28 at 12.15.32

Prosesi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan bagi 16 Kepala Organisasi Perangkat Organisasi (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 821.2/3583/204/2021 Tentang Pengangkatan Dalam Jabatan yang ditandatangani oleh Khofifah Indar Parawansa pada tanggal 26 Juli 2021.

Gubernur Khofifah dalam amanatnya menyampaikan rotasi dan mutasi merupakan sebuah keniscayaan dari proses berorganisasi dalam sebuah tatanan birokrasi disemua level. Beberapa pos jabatan membutuhkan peran untuk membantu dan memaksimalkan pelaksanaan program dengan berbagai capaian indeks kinerja utama seperti yang sudah diputuskan bersama DPRD Provinsi Jawa Timur melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan dijabarkan dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ada tugas yang harus dikerjakan yaitu revisi RPJMD bersama DPRD.

“Proses regulasi seperti ini adalah keniscayaan dari proses berorganisasi kita dalam sebuah tatanan birokrasi disemua level, hari ini kita melakukannya di beberapa titik yang membutuhkan peran bapak ibu sekalian untuk bisa membantu maksimalisasi pelaksanaan perjalanan program dengan capaian indeks  kinerja utama dalam RPJMD,” kata Gubernur.

Karena masih dalam situasi Pandemi Covid 19 dengan status daerah PPKM level 4, maka pelantikan ini dilaksanakan  virtual sekaligus offline (hybrid) terbatas. Yang hadir  di Grahadi hanya tiga orang untuk melaksanakan pelantikan dan sertijab secara langsung dan juga melaksanakan penandatanganan pakta integritas.

Menurut Khofifah, pelantikan tersebut sempat menemui banyak kegagalan. Sebab, banyaknya pejabat eselon II yang positif Covid-19. Pelantikan itu dilakukan pasca kekosongan jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang cukup lama, sehingga digantikan pelaksana tugas (Plt). (*)

WhatsApp Image 2021-07-28 at 12.15.31

WhatsApp Image 2021-07-28 at 12.15.29