Home » Archive by category "Gambar"

Patuh Bayar Pajak Kendaraan, 15 Warga Jatim Dapatkan Hadiah Tabungan Umroh

IMG_0224

IMG_0224

15 Wajib Pajak (WP) patuh di Jawa Timur mendapatkan hadiah tabungan umroh dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang diundi dalam  peringatan Nuzulul Quran di Masjid Nasional Al Akbar, Surabaya,Senin malam (18/4/2022). Dengan disaksikan oleh sekitar 10 ribu jamaah yang memadati Masjid Agung itu, pengundian dilakukan secara bergantian antara lain oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Gus Miftah, Pj. Sekdaprov Jatim Wahid Wahyudi, Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Latief Usman, Kepala Cabang PT. Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Timur Hervanka Tri Dianto, Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno.

WhatsApp Image 2022-04-19 at 12.15.27

Pemberian apresiasi berupa Tabungan Umroh Bank Jatim ini, merupakan program unggulan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk  mendongkrak pendapatan asli daerah Provinsi Jawa Timur. “Di momen ini kita juga lakukan pengundian tahap pertama bagi wajib pajak patuh yang mendapatkan tabungan umroh. Ada hal yang patut kita syukuri bahwa di tahun 2021 berdasarkan rilis Kemendagri pendapatan seluruh provinsi di Indonesia yang tertinggi secara persentatif adalah Jatim yaitu 103,97 persen dari target,” tegas Khofifah. Banyak program yang digulirkan Pemprov Jatim guna mendongkrak PAD dari sektor pajak kendaraan bermotor. Mulai dari pemberian diskon, pembebasan denda keterlambatan atau pemutihan, hingga pemberian apresiasi pada wajib pajak patuh berupa tabungan umroh. Menurut Khofifah, upaya itu tak lepas dari upaya menyejahterakan warga Jatim.

“Karena semakin tinggi pendapatan maka semakin banyak pula anggaran yang bisa dibelanjakan untuk penyejahteraan warga Jawa Timur,” pungkas Gubernur Khofifah.

Sejak 2019, Pemprov Jatim memberikan tabungan umroh senilai 30 juta rupiah  pada para wajib pajak yang membayar pajak kendaraan bermotor sebelum tenggat waktu yang diberikan. Pada tahun ini disiapkan 46 tabungan umroh untuk wajib pajak patuh di Jawa Timur. Dengan pengundian tahap satu ini, maka masih tersisa sebanyak 31 orang pemenang yang akan terbagi dalam dua periode pengundian. Yakni, periode II diberikan kepada 15 orang, dan periode III diberikan bagi 16 orang.(*)

 

 

 

 

 

IMG_0288

IMG_0193

Gubernur Luncurkan Layanan Samsat Kampus

IMG_3525

Pertama di Indonesia, Tahap Awal Dibuka di 75 Perguruan Tinggi se-Jatim

Sebagai bentuk dukungan dalam memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan Layanan Samsat Kampus, di Kampus C Universitas Airlangga Surabaya, Senin (4/4/2022).

Peluncuran inovasi tersebut ditandai dengan penekanan layar virtual yang dilakukan Gubernur Khofifah didampingi oleh PJ Sekdaprov Jawa Timur Wahid Wahyudi, Rektor Unair Surabaya Mohammad Nasih, Rektor UNESA, Kepala Bapenda Provinsi Jatim Abimanyu Poncoatmojo dan perwakilan dari Jasa Raharja serta  Dirlantas Polda Jawa Timur.

Samsat Kampus sendiri merupakan inovasi layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di lingkungan Perguruan Tinggi (PT) yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Inovasi ini merupakan insiasi dan bentuk perhatian Gubernur Khofifah untuk mendukung pengembangan usaha-usaha koperasi perguruan tinggi sekaligus memberikan kemudahan dengan menyediakan tempat layanan pembayaran PKB yang cepat, mudah, dan dekat dengan lingkungan kampus perguruan tinggi.

Total, hingga saat ini terdapat 75 kampus yang siap bekerjasama memberikan layanan pembayaran PKB melalui layanan Samsat Kampus.

Gubernur Khofifah secara khusus memberikan apresiasi atas kolaborasi yang dilakukan oleh seluruh kampus negeri maupun swasta atas kerjasamanya dengan Bapenda Jatim.

Tak hanya itu, Khofifah juga mengapresiasi sinergitas yang juga dilakukan oleh Perbankan, UPT dilingkup Pemprov Jatim, termasuk pula Dirlantas Polda Jatim untuk menyukseskan adanya Samsat Kampus ini.

“Pembukaan ini pada dasarnya adalah perluasan dari PPOB (Payment Point Online Banking). Terima kasih sambutan dari perguruan tinggi baik negeri maupun  swasta, luar biasa. Tentu kami berharap bahwa secara khusus bisa bersinergi dengan seluruh koperasi yang ada di perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta di Jawa Timur,” kata Khofifah.

IMG_3525 “Perluasan ini menjadi bagian penting bagi kami untuk memastikan bahwa pelayanan publik yang dilakukan oleh Pemprov Jawa Timur makin mudah, makin murah, makin dapat dijangkau di berbagai lini,” imbuhnya.

Khofifah  juga berharap, dengan adanya Samsat Kampus dapat memberikan penguatan bagi support public service bagi seluruh masyarakat Jawa Timur.

Tidak hanya itu Khofifah menyampaikan,  E-Samsat Bapenda Jatim memiliki indeks kepuasan masyarakat yang cukup tinggi yaitu sebesar 96.64 persen puas, dimana sisanya yakni sebanyak 3.33  persen biasa dan sebesar 0.03 persen tidak puas.

“Terimakasih atas seluruh kerja keras dari seluruh jajaran Bapenda Jatim, ini luar biasa. Hal ini harus dijaga dan dipertahankan. Bentuk layanan kepada masyarakat harus terus di dorong untuk memberikan kepuasan pada seluruh proses pelayanan KB Samsat,” ujar Khofifah.

Pada kesempatan tersebut pula, Gubernur Khofifah juga mengapresiasi Bapenda Provinsi Jawa Timur yang pada tahun ini telah mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi (KemenPAN-RB). Penghargaan tersebut yakni Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima (A) Tahun 2021.

Dimana penghargaan tersebut merupakan penghargaan pertama yang diraih oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan merupakan penghargaan tertinggi dalam penilaian evaluasi pelayanan publik.

Selain Samsat Kampus, inovasi mendekatkan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor juga dilakukan Bapenda Jatim melalui sejumlah program. Seperti Samsat Bunda, yang hingga tanggal 3 April 2022, layanan pembayaran melalui jalur Samsat Bunda (Bumdes) telah dimanfaatkan sebanyak 16.982 wajib pajak dengan penerimaan Rp 4,9 Milyar.

Selain itu, juga adalah layanan Samsat OPOP, yang di periode yang sama telah dimanfaatkan sebanyak 1.887 wajib pajak dengan penerimaan sebanyak Rp 657 juta.

Dan total layanan masyarakat yang memanfaatkan fasilitas Samsat e Chanel yakni sebanyak 341.823 wajib pajak dengan penerimaan sebanyak Rp 183 Milyar.

Di sisi lain, Pemprov Jatim juga tetap kontinyu memberikan apresiasi pada wajib pajak yang taat dan patuh dalam melaksanakan pembayaran pajak dengan memberikan Undian Hadiah Tabungan Umroh. Kegiatan ini merupakan wujud kerjasama Kantor Bersama Samsat Jatim dengan Bank Jatim.

Sejak tahun 2019 hingga 2021,  telah diberikan sebanyak 60 tabungan umroh kepada wajib pajak patuh.  Dan, pada tahun 2022 kali ini, telah disediakan hadiah tabungan Umroh untuk 46 wajib pajak patuh, masing-masing senilai Rp 30 juta rupiah.

Dimana hadiah tersebut akan diundi dalam tiga tahap. Tahap pertama, akan dilaksanakan pada April 2022, dan tahap kedua akan dilaksanakan pada bulan Agustus bersamaan dengan HUT Kemerdekaan RI, serta tahap ketiga yakni pada bulan Oktober bersamaan dengan Hari Jadi Pemprov Jatim.

Tahun ini Pemprov Jatim juga kembali memberikan kebijakan berupa pembebasan pajak daerah yang dilaksanakan selama 3 bulan, mulai 1 April hingga 30 Juni 2022. Dimana kebijakan tersebut meliputi Pembebasan sanksi administrarif pajak kendaraan bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dan Pembebasan Pokok BBNKN II.(*)

IMG_3503

IMG_3575

Tiga Tahun Berturut, Samsat Jatim Torehkan WBK dari Kementerian PAN-RB

WhatsApp Image 2021-12-21 at 18.06.56

WhatsApp Image 2021-12-21 at 18.06.56

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) kembali memberikan predikat zona integritas Wilayah Bebas dari Korupsi untuk instansi SAMSAT Jatim. Predikat WBK tersebut diberikan Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo kepada UPT PPD SAMSAT Pasuruan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim di Artotel Suites Mangkukuhur Jakarta, Senin (20/12).

Predikat WBK tersebut merupakan anugerah yang ketigakalinya diterima Bapenda Jatim selama tiga tahun berturut-turut. Pada 2019, anugerah predikat WBK juga diperoleh Bapenda Jatim melalui UPT PPD SAMSAT Jombang dan pada tahun 2020 diperoleh UPT PPD SAMSAT Nganjuk. Ketiganya memperoleh predikat WBK setelah melalui proses penilaian ketat berdasarkan kualitas pelayanan yang baik dan berintegritas.

Perolehan predikat WBK bagi SAMSAT Jatim merupakan pencapaian istimewa. Sebab di Indonesia, hanya SAMSAT di Jatim yang telah memperoleh predikat WBK. Terlebih perolehan predikat WBK tersebut telah mencapai tiga kali selama tiga tahun berturut.

Atas anugerah predikat WBK tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa syukur dan terimakasihnya kepada seluruh jajaran ASN, Kepolisian serta Jasaraharja yang telah memiliki komitmen kuat dalam mewujudkan pelayanan publik bersih dan berintegritas. Predikat tersebut menjadi penanda bahwa inovasi yang dilakukan Bapenda Jatim selama ini telah berseiring dengan semangat reformasi birokrasi.

“Bapenda Jatim dengan berbagai transformasi digital yang telah dilakukan untuk layanan pembayaran pajak kendaran terbukti berhasil mempersempit celah kecurangan dan praktik calo di lingkungan SAMSAT. Kita berharap, seluruh SAMSAT di Jatim ke depan juga akan meraih predikat WBK demi mewujudkan layanan yang bersih dan berintegritas,” tutur Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Selasa (21/12).

Untuk diketahui, tahun ini Kementerian PAN-RB menerima usulan sebanyak 4.400 unit kerja untuk diajukan dalam zona integritas. Dari usulan tersebut, sebanyak 558 unit kerja pelopor perubahan birokrasi mendapatkan predikat WBK dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Secara rinci, sebanyak 486 unit kerja ditetapkan sebagai WBK dan 72 unit kerja mendapat predikat WBBM.

Lebih lanjut gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut mengatakan, predikat WBK juga harus dikejar oleh seluruh OPD di lingkungan Pemprov sebagai wujud komitmen mewujudkan good goverment dan clean goverment. Ini juga selaras dengan tagline Jawa Timur CETTAR (Cepat, Efektif, Tanggap, Transparan, Akuntabel dan Responsif).

“Salah satu cara untuk mempersempit celah korupsi dan gratifikasi adalah memperkecil layanan tatap muka dengan memanfaatkan teknologi informasi. Hal ini telah dilakukan Bapenda Jatim melalui penerapan inovasi SAMSAT 4.0 agar pembayaran pajak dapat dilakukan secara cashless,” pungkas  Gubernur jawaTimur ibu Khofifah.

Sementara itu, Kepala Bapenda Jatim  menambahkan, tahun ini Bapenda mengusulkan 18 UPT PPD SAMSAT yang telah menerapkan zona integritas menuju WBK. Selain itu, Bapenda Jatim juga mengusulkan UPT PPD Jombang dan UPT PPD Nganjuk menuju zona integritas WBBM.

“Alhamdulillah, berkat dorongan dan arahan dari ibu gubernur, UPT PPD Samsat Pasuruan lolos mendapatkan predikat WBK. Ikhtiar ini tidak akan berhenti sampai di sini. Sebab, ibu gubernur mendorong agar UPT PPD Samsat terus berupaya menjadi unit kerja yang memiliki predikat WBK maupun WBBM,” pungkas kepala Bapenda Jatim

Gubernur Khofifah Terjunkan Tim Vaksinasi Sisir Warga Kampung 1001 Malam Surabaya

WhatsApp Image 2021-12-21 at 10.19.42

WhatsApp Image 2021-12-21 at 10.19.42

Upaya  membentuk kekebalan komunitas serta upaya  memutus rantai penularan Covid-19 melalui vaksinasi terus digencarkan Pemprov Jawa Timur. Meskipun total capaian vaksinasi untuk umum  dosis 1  per tanggal 20 Desember tercatat 74,59 persen dan lansia dosis 1 tercatat 59,49 persen , Pemprov bersama pemkab/ pemkot terus menyisir bagi warga yang belum vaksinasi atau belum vaksin dosis ke dua. Termasuk bagi warga yang tinggal di daerah slum area  yang tidak teregistrasi atau unregistered people_ seperti di bawah jembatan Moro Krembangan yang dikenal sebagai Kampung 1001 Malam, Surabaya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa secara khusus telah bertemu mereka sambil membagikan sembako  pada bulan September lalu seraya bertanya apakah mereka sudah divaksin atau belum. Ketika mendapat jawaban bahwa sebagian besar mereka belum divaksin, maka Gubernur  Khofifah segera  menerjunkan tim untuk  jemput bola melaksanakan vaksinasi bagi warga yang mayoritas bekerja sebagai pemulung dan pengamen jalanan tersebut, yang hari ini telah menerima dosis kedua, Selasa (21/12).

Tim yang terdiri dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim, Dinas Kesehatan Jatim bekerjasama dengan Puskesmas Dupak, Surabaya. Pada kesempatan ini , sebanyak 228 orang disasar untuk mendapatkan vaksinasi dosis kedua.

“Jadi pada akhir September lalu kita sudah menerjunkan tim untuk vaksinasi dosis pertama. Dari 228 sasaran, yang memenuhi syarat ada 160 orang. Kemudian, sekarang kita terjunkan lagi untuk vaksinasi dosis kedua untuk mereka,” tutur Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi,  Selasa (21/12).  Dari 160 sasaran vaksinasi dosis pertama tersebut, lanjut Khofifah, saat ini baru 120 orang yang memenuhi syarat vaksinasi untuk dosis kedua.

Menurut orang nomor satu di Jawa Timur tersebut, karena letak tempat tinggal warga di bantaran sungai, membuat mereka kurang mendapatkan akses dan informasi terhadap layanan vaksinasi. Selain itu sebagian besar memang  tidak teregistrasi sebagai warga setempat. Maka layanan vaksinasi harus diberikan dengan sistem jemput bola.  “Semua warga di Kampung 1001 malam dimaksimalkan untuk  mendapatkan layanan vaksinasi. Apakah bagi mereka yang sudah memiliki catatan kependudukan maupun yang masih termasuk ‘ unregistered people’ ,” ujar Khofifah.

Gubernur Khofifah mengakui, untuk menjangkau vaksinasi bagi kelompok tunawisma dibutuhkan pendekatan khusus. Di antaranya ialah layanan jemput bola yang telah dilakukan Pemprov melalui tim Bapenda Jatim  yang sedang baksos dalam rangka HUT Bapenda kerjasama dengan aparat kelurahan dan puskesmas  setempat. Selain itu, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang lengkap terkait pentingnya vaksinasi dalam membentuk kekebalan kelompok serta  memutus rantai penularan Covid-19. “Sebelum kita menjemput warga Kampung 1001 malam untuk vaksin, dua minggu ini kita lakukan sosialisasi sekaligus pendataan agar mereka bisa mempersiapkan diri,” tutur gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.

Sementara itu, Kepala Bapenda Jatim menambahkan, dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut terdapat empat ibu hamil dan sejumlah anak yang belum dapat mengikuti vaksinasi. Temuan itu akan dilaporkannya kepada Gubernur Khofifah untuk selanjutnya mendapat arahan lebih lanjut. “Ibu gubernur sangat tinggi perhatiannya kepada warga di sini. Karena itu, vaksinasi untuk para ibu hamil dan anak-anak tentu akan segera ditindaklanjuti setelah kami melaporkan giat vaksinasi hari ini,” tutur Abimanyu.

Di Kampung 1001 malam tersebut sejatinya ada 450 warga dari 180 KK. Kendati demikian, dari jumlah tersebut baru 45 warga yang tercatat sebagai penerima bantuan seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) maupun Program Keluarga Harapan. Oleh karenanya kita harus saling mengisi saling melengkapi agar layanan kesehatan dan kesejahteraan makin merata.

MONIPAD RAIH PENGHARGAAN TOP 30 KOVABLIK

IMG_2388 (2)

IMG_2388 (2)

Inovasi Monitoring Pendapatan Asli Daerah (Monipad) dengan tagline “One stop service realtime dashboard” yang digagas oleh Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur (Bapenda Jatim) berhasil meraih penghargaan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Top 30 Tahun 2021. Penghargaan diserahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo kepada Kepala Bapenda Jatim Abimanyu Poncoatmojo pada acara Penganugerahan Penghargaan Kovablik 2021 sekaligus Pameran dan Simposium Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur 2021 di Grand City Surabaya pada Jumat (19/11/2021). Penghargaan ini melengkapi penghargaan yang telah diterima oleh Bapenda Jatim dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik dengan inovasi Samsat 4.0.

IMG_2391 (2)

Kepala Bapenda Jatim Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno menjelaskan latar belakang inovasi MONIPAD ini antara lain karena layanan pembayaran Pajak dan Retribusi tersebar di seluruh Jawa Timur baik secara konvensional (tunai) maupun melalui modern channel (non tunai) seperti melalui marketplace dan dompet elektronik (e-wallet) untuk itu proses birokrasi memakan waktu yang lama, mulai dari titik layanan pembayaran sampai dengan laporan penerimaan tersebut akibatnya pengambilan keputusan dan kontrol terhadap penerimaan Pajak dan Retribusi menjadi lambat. Maka dengan adanya MONIPAD ini ada terobosan yang dilakukan yaitu Sistem MONIPAD mengumpulkan data dari berbagai titik layanan secara otomatis by system, kemudian memproses data tersebut menjadi laporan yang siap digunakan untuk monitoring progres penerimaan PAD dan pengambilan keputusan. Dengan adanya Monipad penerimaan PAD menjadi otomatis dan real-time, sehingga pelaporan penerimaan PAD menjadi jauh lebih cepat.

SAMSAT 4.0 Raih Top 5 Outstanding Achievement of Public Service Innovation 2021

WhatsApp Image 2021-11-10 at 12.48.56

WhatsApp Image 2021-11-09 at 14.42.17

Samsat 4.0 yang merupakan inovasi pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan pengesahan STNK dari Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur (Bapenda Jatim) berhasil meraih Top 5 Outstanding Achievement of Public Service Innovation 2021 dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2021.

Penyerahan penghargaan KIPP tersebut dilakukan secara simbolis dan virtual oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi  Tjahjo Kumolo kepada  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara virtual dari Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (9/11).

Atas diraihnya penghargaan Samsat 4.0 tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih dan apresiasinya terutama kepada jajaran Bapenda Jatim bersama mitra strategis yakni Polda Jatim dan Jasa Raharja yang terus berupaya memberikan layanan yang cepat, efektif, dan efisien bagi wajib pajak kendaraan bermotor di Jatim.

“Selamat kepada Bapenda Jatim dan instansi mitra seperti Polda Jatim dan Jasa Raharja yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaiknya untuk semakin memudahkan masyarakat yang akan membayar pajak kendaraan bermotornya,” puji Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini.

Menurut Gubernur, inovasi pelayanan publik terutama yang menggunakan digitalisasi menjadi sebuah keniscayaan saat ini. Untuk itu, ia mendorong jajaran OPD di lingkungan Pemprov Jatim maupun pemerintah kab/kota di Jatim untuk terus menciptakan inovasi yang mampu memberikan percepatan layanan Cettar kepada seluruh masyarakat Jatim, sehingga mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat. (*)

WhatsApp Image 2021-11-10 at 12.48.56 WhatsApp Image 2021-11-09 at 15.49.58 WhatsApp Image 2021-11-09 at 15.49.57 WhatsApp Image 2021-11-09 at 15.15.00

Pertama di Indonesia, Transaksi Pajak Bisa Dibayar di Pesantren

WhatsApp Image 2021-10-31 at 19.03.03

Iringi Peringatan Hari Jadi 76 Jatim, Gubernur Khofifah Luncurkan 76 Gerai Samsat OPOP di 76 Pesantren

WhatsApp Image 2021-10-31 at 19.03.03

Transaksi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) semakin dimudahkan dengan berbagai inovasi layanan yang diberikan Pemprov Jatim melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Kini, layanan pembayaran pajak terbaru hadir di pondok pesantren dalam bentuk Samsat OPOP (One Pesantren One Product).

 

Layanan menjadi yang pertama kali dan satu-satunya di Indonesia setelah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi meluncurkannya di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, Sabtu (30/10). Dalam peluncuran yang masih menjadi rangkaian HUT Ke-76 Jatim tersebut, Gubernur Khofifah meresmikan sebanyak 76 gerai Samsat OPOP yang tersebar di 76 pondok pesantren se Jawa Timur.

WhatsApp Image 2021-10-31 at 19.09.38

Hadirnya inovasi Samsat OPOP ini sekaligus melengkapi inovasi pembayaran pajak berbasis Payment Point Online Banking (PPOB) lainnya seperti Samsat Bunda, Samsat 4.0, dan pembayaran pajak melalui Alfamart serta Indomaret. Untuk diketahui, OPOP sendiri merupakan program khusus yang digagas Gubernur Khofifah Indar Parawansa untuk memberikan peningkatan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat berbasis koperasi pondok pesantren (Kopontren) melalui pemberdayaan santri, pesantren dan masyarakat sekitar pesantren. Maka dengan hadirnya Samsat OPOP, Gubernur Khofifah berharap akan memberi nilai tambah bagi usaha yang telah berjalan di kopontren. Di sisi lain, layanan ini juga akan efektif untuk mendekatkan akses pembayaran pajak bagi masyarakat di sekitar lingkungan pesantren.

“Mudah-mudahan pajak yang dibayar melalui Samsat OPOP ini semakin menambah keberkahan dari setiap rupiah pendapatan daerah di Pemprov Jatim. Karena harus diakui, bahwa partisipasi masyarakat melalui pajak merupakan energi terbesar bagi pembangunan yang muaranya adalah untuk kesejahteraan masyarakat Jatim,” tutur Khofifah.

 

WhatsApp Image 2021-10-31 at 18.27.25

PERINGATI HARI JADI JATIM GELAR VAKSIN DI KAMPUNG 1001 MALAM

IMG_0018

IMG_0074

IMG_0092

Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur (Bapenda Jatim) memperingati Hari Jadi  ke-76 Provinsi Jawa Timur dan Hari Ulang Tahun ke- 59 Bapenda Jatim dengan menggelar vaksinasi Covid 19 bagi warga di Kampung 1001 Malam, Dupak, Kec. Krembangan, Surabaya pada hari Selasa, (27/9/2021).

Tenaga medis bersama pegawai Bapenda Jatim satu persatu harus menyebrang untuk menuju kampung di kawasan Surabaya Utara yang berada persis di pinggiran bibir sungai yang bermuara di Bozem Morokrembangan ini. Menyeberang menggunakan rakit di sungai yang tak terlalu lebar ini merupakan sarana tercepat menuju lokasi.

Kepala Bapenda Jatim Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan kegiatan Vaksinasi dilaksakanan atas perintah  Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. “Ini arahan dari Ibu Gubenur supaya warga yang ada di Kampung 1001 Malam juga mendapat hak yang sama untuk divaksin. Ibu Gubenur minta maaf, karena tidak bisa datang, mungkin untuk yang kedua beliau akan datang. Ibu juga juga berpesan kepada warga untuk selalu jaga kesehatan serta selalu memakai masker,” ungkap Abimanyu.

Tidak hanya mendapatkan vaksin, bagi warga yang sudah disuntik vaksin juga mendapat bingkisan paket sembako. Total ada 250 dosis vaksin.

Sigit, warga Kampung 1001 Malam, mengucapkan banyak terima kasih atas perhatiannya Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Terima kasih Ibu Gubenur, Kami bersyukur ada bantuan Bapenda Jatim yang menggelar vaksinasi di Kampung 1001 Malam.” kata Sigit yang selaku pengurus kampung. (*)IMG_0018

IMG_0093

IMG_0109

IMG_0115

IMG_0127

ABIMANYU PIMPIN BAPENDA JATIM

WhatsApp Image 2021-07-28 at 12.15.32

WhatsApp Image 2021-07-28 at 12.15.33

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan Amanah kepada  Drs. Abimanyu Poncoatmodjo Iswinarno, MM. sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur dalam Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Rabu (28/07/2021) di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

WhatsApp Image 2021-07-28 at 12.15.34

WhatsApp Image 2021-07-28 at 12.15.32

Prosesi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan bagi 16 Kepala Organisasi Perangkat Organisasi (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 821.2/3583/204/2021 Tentang Pengangkatan Dalam Jabatan yang ditandatangani oleh Khofifah Indar Parawansa pada tanggal 26 Juli 2021.

Gubernur Khofifah dalam amanatnya menyampaikan rotasi dan mutasi merupakan sebuah keniscayaan dari proses berorganisasi dalam sebuah tatanan birokrasi disemua level. Beberapa pos jabatan membutuhkan peran untuk membantu dan memaksimalkan pelaksanaan program dengan berbagai capaian indeks kinerja utama seperti yang sudah diputuskan bersama DPRD Provinsi Jawa Timur melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan dijabarkan dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ada tugas yang harus dikerjakan yaitu revisi RPJMD bersama DPRD.

“Proses regulasi seperti ini adalah keniscayaan dari proses berorganisasi kita dalam sebuah tatanan birokrasi disemua level, hari ini kita melakukannya di beberapa titik yang membutuhkan peran bapak ibu sekalian untuk bisa membantu maksimalisasi pelaksanaan perjalanan program dengan capaian indeks  kinerja utama dalam RPJMD,” kata Gubernur.

Karena masih dalam situasi Pandemi Covid 19 dengan status daerah PPKM level 4, maka pelantikan ini dilaksanakan  virtual sekaligus offline (hybrid) terbatas. Yang hadir  di Grahadi hanya tiga orang untuk melaksanakan pelantikan dan sertijab secara langsung dan juga melaksanakan penandatanganan pakta integritas.

Menurut Khofifah, pelantikan tersebut sempat menemui banyak kegagalan. Sebab, banyaknya pejabat eselon II yang positif Covid-19. Pelantikan itu dilakukan pasca kekosongan jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang cukup lama, sehingga digantikan pelaksana tugas (Plt). (*)

WhatsApp Image 2021-07-28 at 12.15.31

WhatsApp Image 2021-07-28 at 12.15.29